Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata

YUK BAGIKAN:

NASEHAT BERHARGA UNTUK SALAFIYYIN Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata (Transkrip audio)

NASEHAT BERHARGA UNTUK SALAFIYYIN
Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata (Transkrip audio)

Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata
Sumber gambar: Pixabay

Oleh : al Ustadz Qomar Su’aidy Lc hafizhahullah
Sumber: Tasjilat Ahlussunnah wal Jama’ah Indonesia

Baca sambil mendengarkan audionya disini

---------------------------

Sebelumnya mohon maaf tidak perlu tersinggung,

Kalau ada hal yang saya sebutkan, ternyata koq saya begini

Jadi nggak perlu tersinggung, ini sebagai bahan koreksian dan untuk memperbaiki

Dan sekali lagi bisa jadi kami salah, bisa jadi kami benar

Contoh misalnya, hal yang keliru pada kita, atau kita anggap kurang tepatlah, kalau bukan keliru tapi kurang pas

Misalnya hal yang kelihatan sepele, cara berpakaian, ya cara berpakaian

Dan subhanalloh, ini ternyata bukan hanya diperhatikan oleh sebagian kita, tapi sebagian masyaikh juga memperhatikan

Sebagian teman disana diluar negeri juga memperhatikan

Contoh misalnya, kalian ini pakaian pakaian apa

Ya.., kayak saudi tidak, kayak indonesia juga tidak, terus model pakaian mana

Nah, akhirnya kan gharib, jadi dimata orang saudi sendiri gharib, aneh

Dimata orang-orang kita juga aneh

Na’am, jangan dianggap ini hal yang sepele, seperti yang ana katakan, itu teknis saja

Tapi rupanya itu berpengaruh, terjadi disuatu daerah

Seorang pejabat pemerintah tidak mau menandatangani surat menyurat dari salafiyin,

Karena apa, sedikit demi sedikit ditanya, terkadang mereka nggak mau mengungkapkan

Kenapa, karena ya ada sebabnya, mungkin mereka merasa

Ini hal yang tidak prinsip, tapi ini mengganjal bagi mereka

Diusut diusut, ternyata, akhirnya dia bicara, saya ini masih pingin mengetahui siapa sesungguhnya kalian

Pakaian kalian itu aneh-aneh, ya kan, uh, baru kita menyadari, oh Subhanalloh ternyata karena pakaian, ya

Subhanalloh dia tidak mempersoalkan akidah kita, ya ibadah kita

Tapi yang justru dipersoalkan adalah pakaian, ternyata pakaian, ya

Begitu pula ada di sebagian lagi, ee.. orang di yaman ini, ya

Antum ini bagaimana, makainya seperti itu, ya kalian ini, sudah pada nggak punya jenggot

Pakaiannya seperti itu, akhirnya terkesan apa, sekilas ya seperti wanita jadinya, waduh, ya kan, ini kan jadi aneh

Itu kita hanya menceritakan orang lain, maksudnya disini, kita perlu perhatian

Ya, perlu perhatian, untuk yang lebih baik

Nah kalau kita perhatikan coba, kita sedikit mengoreksi hal-hal yang dipandang aneh itu

Kalau kita misalnya berpakaian, misalnya ala saudi arabia misalnya, jelas ya kan

Orang-orang yang biasa ajapun tahu ini pakaian saudi arabia, dan pantas dipakai

Gamis putih atau krem atau coklat misalnya, dengan rapi

Kemudian juga pakai apa, pakai kopiyah, nampak

Tapi coba antum bayangkan kalau sudah pakai gamis, rambutnya panjang nggak pakai kopiyah

Antum berjalan ditengah masyarakat umum, apa kata orang, aneh sekali, ya

Apa seperti ini yang diajarkan Rasululloh atau tidak, nah ini maksud saya

Jadi hal-hal yang itu mungkin kelihatan sepele, tapi Subhananlloh terkadang berefek pada dakwah, ya

Kalau dia misalnya, seperti yang tadi saya sebutkan kalau berpakaian seperti itu

Gamis, ya seperti ala saudi, yang jelas, bersih, kemudian rapi, itu walaupun orang aneh tapi tahu,
nggak ada masalah itu memang pakaian keagamaan

Masyarakat kita sudah semakin akrab dengan seperti itu, semakin akrab

Atau misalnya anggap kita mau pakaian pakaian pakistan misalnya

Atau mirip pakistanlah kalaupun nggak persis, pakaian ya setengah betis, eh koq setengah betis, apa namanya, sampai lutut, ya

Kalau kita kan baju koko itu, pendek, kalau istilah kita mungkin baju pakistan, agak panjang sampai lutut

Ya pakai pakaian yang seperti itu yang rapi, pakaian yang rapi

Dengan pakaian seperti itu, kemudian pakai misalnya celana yang, ya tentu yang syar’i, pakaian yang rapi

Nampak orang melihat juga nggak begitu masalah, biasa, itu juga mulai biasa di masyarakat kita, nampak rapi, nampak bagus

Atau kita sekaligus pakaian pakaian Indonesia biasa masyarakat kita

Baju koko, pakai sarung yang rapi, ya kan, pakai peci, biasa, nggak ada problem

Nah, tapi cobak kita perhatikan, beberapa model pakaian yang macam-macam ini

Kita perhatikan yang macem-macem

Kita mulai dari topi atau kopiyah

Kopiyah sebagian ikhwan mungkin terkadang kurang perhatian dengan kebersihan kopiyahnya

Sehingga warna putih itu kemudian mulai berubah warna

Menjadi coklat, nah ini ya kurang baik, ya kurang baik

Mesti kita jaga kebersihannya, kecuali kalau warnanya begitu ya, ini dari kopiyah

Kemudian, misalnya apa, imamah, imamah itu yang diiket-iket

Kemudian juga yang terkait dengan imamah, adalah apa

Simal kalau bahasa saudinya simal atau gutrah,

Simal atau gutrah ini yang sekedar dilampirkan, dilampirkan seperti orang-orang saudi

Ya kalau imamah misalnya orang yaman, misalnya ya kan, atau orang sudan, yang banyak disini yang ala yaman atau emirat

Coba kita perhatikan pertama dari sisi warna,

Sebagian pakai imamah yang aneh warnanya, ya mirip misalnya dengan apa, taplak meja

Ya, kalau dia memakai yang putih jelas putih, atau seperti yang orang saudi punya

Merah putih merah putih atau putih semua, itu orang melihatnya adem, ya kan

Adem dan maklum memang biasa begitu, tapi kalau sudah pakai yang mirip taplak meja, itu menggelitik, aneh sekali, aneh sekali

Ya, makanya seperti itu, ee kita memandang kurang tepat

Kurang tepat, sehingga sebagian masyarakat mungkin, ya berpandangan tidak baik akhirnya, ini dari sisi warna

Kemudian ada dari sisi apa cara memakai, apa cara memakai macem-macem

Saya sendiri kurang bisa, terus terang ya

Makanya saya nggak pernah makai, karena kurang bisa saya

Tapi yang yang memakai misalnya coba belajar dari yang belajar di yaman atau emirat yang bagus bagus itu misalnya, yang rapi kelihatannya, mantab, rapi

Tapi kalau masih belajar, uh nggak karuan akhirnya, mbulet-mbulet, kesana kemari, aduh

Nah ini kemudian berjalan ditengah masyarakat umum, kalau dia hanya dilingkungan rumahnya sendiri, nggak ada masalah, iya kan

Tapi kalau kita tinggal dimasyarakat umum, ke ini ke itu juga seperti itu, akhirnya dilihat orang kan aneh sekali

Imamah model mana ini, ya..

Ternyata model saudi tidak, model emirat tidak, model yaman tidak

Ah ini kurang baik sperti ini, kurang tepat

Sehingga yang mau model pakai imamah coba, belajar yang baik,

Ya supaya orang melihatpun baik, semoga orang juga simpati, dengan itu

Sebagian lagi, terkait dengan imamah ini, ada yang memakai model saudi arabia

Simal langsuing dijulurkan seperti ini, ya

Subhanalloh sebagian melakukan itu dengan warna hitam

Dan subhanalloh dia nggak punya jenggot, ya

Akhirnya orang melihat, dari jauh, itu dikira rambut, ya kan

Semacam rambut, padahal itu bukan rambut, dan ternyata, laki-laki, ya

Kemudian, yakni ini tentu yang seperti ini, tidak tepat, yang seperti ini tidak tepat

Karena orang-orang bisa berpandangan yakni salah, salah pandang ya, keliru, tidak pas yang seperti ini

Dan, ee.., yakni dia mau memakai model saudi yang betul-betul juga rapi, lihat kalau masyaikh dateng, pakai itu kan nampak bagus ya

Seperti masyaikh persis gitu lho, ya.., apalagi dia punya jenggot, wah itu MasyaAlloh

Tapi kalau dia tidak punya jenggot ya, ini saya tidak mengatakan haram, tidak

Tapi nampaknya kurang tepat, apalagi dia berjalan ditengah-tengah masyarakat umum, seperti ini kurang pas

Kemudian, setelah masalah imamah dan seputarnya, baju kita

Kita perhatikan baju kita, ee.. seperti yang tadi kita sebutkan misalnya kita pakai gamis

Seperti gamis saudi arabia misalnya atau sejenisnya, nampak bersih, rapi, nggak ada masalah

Tapi sebagian, mungkin ya.., salah, menurut saya ya, dan juga beberapa asatidzah yang kurang tepat terkadang

Memakai misalnya, yang kita sebut di umumnya ikhwah itu baju maroko, ditempat umum, ya

Yang saya tahu kalau saya disaudi dan mungkin tanya ikhwan yang disaudi, itu kan baju santai disana

Mereka kalau sholat di masjid umum, mereka ke kantor, nggak pernah pakai baju kayak gitu, itu baju santai

Kalau mereka dirumah, kegiatan seputar rumah, mereka pakai itu

Untuk tidur, untuk santai didalam rumah, itu pakai itu, ya kan …

Nah tuh, karena beliau tahu di saudi seperti itu

Tapi Subhanalloh, ya mungkin karena kekurangan kita ya ikhwan kurang begitu paham

Sehingga memakai baju seperti itu, dia ke pasar pakai gitu, ya..

Warnanya sudah warna warni lagi, warnanya warna warni, ya

Dan sebagian, Subhanalloh tadi, nggak pakai peci, ya

Sudah baju seperti itu, warna warni, nggak pakai peci

Kalau dia ditanya siapa itu, ooh seorang salafi, aduh ya kurang tepat, ya

Jadi, seperti yang kita ketahui bahwa, itu adalah baju santai,

Sehingga tidak layak misalnya kita, ditempat-tempat resmi, tempat-tempat terhormat kita memakai yang seperti itu

Itu bagi orang saudi sendiri yang melihat, nggak cocok, ini bukan pada tempatnya, bukan pada tempatnya

Apalagi di masyarakat kita yang sudah aneh, tambah aneh, ya, jadi perlu kita perhatikan hal ini,

Nabi Shollallohualaihi wassalam mengatakan inna haada dinnatin mutta’awwiluhu fiihirih, agama ini kuat, ya kokoh, mungkin terkadang terasa berat oleh sebagian orang

Masukkan orang dalam agama ini dengan perlahan-lahan, jangan menjadikan ajaran islam tambah semakin berat,

Terasa oleh orang-orang, sementara mau sholat saja sudah berat, ya

‘Alla kulli haal seperti tadi yang saya katakan ini, ro’yu.., ro’yu kami

Jadi itu kurang tepat, atau misalnya pakai baju ala pakistan

Pakaian mirip pakistan, yakni sampai kemana, lutut

Seperti tadi yang saya katakan, kalau dengan celana yang rapi bagus, ya nggak ada masalah, tampak rapi juga

Tapi, setelah pakai seperti itu, iya pakai rompi yang, ya.., rompi yang ya seperti itulah

Kemudian setelah itu, celananya celana perang, sakunya disini, disini ya kan banyak kan celana ikhwan seperti itu, ya

Kemudian, bisa antum bayangkan itu ya…,

Sudah.., bajunya aneh, tambah pakai rompi seperti itu, kemudian celananya begitu, dilihatnya, berat rasanya orang melihatnya, kurang tepat, kurang tepat

Kemudian, yang lebih menambah, tidak enaknya dipandang, pakai sarung, dan balapan, ya kan

Celananya jauh ke bawah, sarungnya diatas betis, tengah-tengah betis

Coba antum coba merenungkan dan membayangkan, ya

Pemandangan yang seperti itu, kita sendiri melihat terus terang enak atau tidak. Ya

Tenang tidak mata ini, sejuk atau tidak begitu melihatnya

Nah ini kan terkadang, ini seperti tadi yang saya katakan sampek ya, sebagian aparat pemerintah tidak mau tanda tangan

Karena sebetulnya ini aliran apa ini, ini aliran apa

Betul itu, bukan sesuatu yang diada-adakan, itu betul-betul terjadi

‘Alla kulli haal, jadi, ee kalau kita memakai pakain ya yang tadi yang rapi, bajunya, ya

Kalau baju pakistan ya mungkin dengan celana yang, ee yang celana perang itu kurang tepat kayaknya itu ya, sakunya dimana-mana,

Tetep dia pakai celana yang syar’i, diatas mata kaki, yang rapi

Mungkin juga paduan warna perlu, ya itu menambah semakin bagusnya, ya

Jangan.., kalau pakai sarung juga nggak ada masalah, ya kan

Tapi tadi, kalau bawahnya pakai celana, jangan balapan, yang kelihatan biar sarungnya saja, yang kelihatan sarungnya saja

Celananya didalam sarung, tidak kelihatan, begitu

Jadi nampak, ya.., ee enteng begitu dilihatnya itu ya, tidak berat dimata itu

Nampak indah, nggak ada masalah seperti itu, dan juga peci selalu perlu dipakai,

Itu yakni suatu hal yang baik tentunya yang diajarkan Rasululloh dan para sahabatnya penutup kepala.

Ditulis ulang oleh Abu Zufar as Samaranji

Dengarkan audionya disini

Dipublikasikan :
https://abuhirr.wordpress.com/2015/11/19/cara-berpakaian-syari-namun-tetap-baik-dan-enak-di-pandang-mata-transkrip-audio/

Channel Salafy Solo
Info dan Fawaid
https://bit.ly/salafysolo



KESALAHAN IKHWAH SALAFIYYIN DI INDONESIA DALAM BERPAKAIAN

NASEHAT BERHARGA UNTUK SALAFIYYIN ( transkrip audio  )

BAB : KESALAHAN DALAM BERPAKAIAN

Oleh : al-ustadz Luqman bin muhammad ba'abduh hafizhahullah
Sumber: Tasjilat Ahlussunnah wal Jama'ah Indonesia

Bismillah,

Baca sambil ndengerin audionya disini

🌷🌷🌷

Ikhwani fiiddin rohimani warohima kumulloh,

Begitu juga dalam kehidupan keseharian, afwan saja, penampilan kita sebagai ahlus sunnah berjenggot dan yang lainnya ini sudah asing kan dimasyarakat

Kita duduk dimasjid mulai pagi, diumumkan tadi berlanjut sampai kapan, besok subuh InsyaaAlloh, iya.., ini hal yang aneh di masyarataka kita

Semua pada sibuk cari dunia, berdagang, bertani, itu
Itu orang-orang di masjid terus, na’am, sudah aneh

Lah.., tolong.., hal yang sudah aneh ini jangan kita punya andil untuk memperaneh ditengah masyarakat, bisa dipahami ini

🔷🔷🔷

Mau pakai baju gamis, ya silahkan, naam, karena kita meyakini pakaian-pakaian yang seperti ini, adalah pakaian orang-orang sholihin, dari kalangan shohabat dan yang lainnya, na’am

La ‘basa.., silahkan.., tapi yang rapi..., ya yang rapi..., na’am

Afwan saja kalau ada yang tersinggung, mudah-mudahan tersinggung, tapi positif, na’am

Ada teman kita pakai celana, ya.., diatas mata kaki, bagus

Diatasnya sarung, diatasnya sarung, baju, baju pakistan yang bele’an sininya itu, na’am, tahu, ya.., na’am

Sudah.., kadang masih pakai jaket, sholat masuk masjid.., wuah...

Orang awam melihat, ini orang, betul saya pernah melihat orang awam menyaksikan teman kita yang sholat, dilihat gini, dilihat dari bawah ke...

Ya akhirnya ana nahan aja sudah diem, mau bilang apa sudah, ya...

❗️❗️❗️

Mbok yang bener ta.., na’am

Orang saudinya sendiri nggak ada yang seperti itu, na’am, pakaiannya

Baju putih misalkan atau ... gamis ya..., bagus.., dalam pengertian rapi

Tidak seperti itu, tingkat bersusun, na’am.., ya.., yang rapi

Jadi orang itu melihat MasyaAlloh bagus, tertarik seorang itu dari cara berpakaian, na’am

Begitu juga, maaf saja, apa namanya kopiyah, ya, kalau bisa sih kopiyahnya

Kalau bisa nih, saran, rupanya nih mau banyak yang tersinggung ini, na’am

Yang warnanya itu putih, tidak berwarna warnilah, gitu lho

Ada doreng, ada ini, afwan.., na’am afwan baarokallohufiikum

Seperti ini….(kurang jelas).., bagus MasyaaAlloh, na’am.., putih bersih seperti antum, MasyaaAlloh, na’am ya

✖️✖️✖️

Afwan saja ana mau terus terang aja, blak-blak-an saja ya, na’am, biar dipahami

Ada baju gamis yang lengannya itu segini ya, ini juga banyak yang tersinggung ini, na’am

Paham ya, yang segini ni ya, ahsan main tunjuk seperti ini, na’am, na’am ya…

Ma’af ma’af saja, itu kalau di arab sendiri, di negeri arob sendiri ini baju tidur

Dibuat didalam rumah, na’am, bukan untuk ke masjid atau yang semisalnya,

Nggak.., dibuat dirumah, santai dengan keluarga, minum kopi, itu mau tidur itu, kayak yang seperti itu, na’am, ya

Sekedar informasi, bagi yang kebetulan penjahit atau pedagang itu, tolonglah kalau mau jualan yang seperti ini seperti ini, putih, na’am, , yang semisalnya

👕👕👕

Warna juga terang jangan terlalu mencolok-colok, Ya Alloh.., macem-macem, na’am, ya.., yang sederhana

Kenapa, kadang-kadang didalam sunnahpun ada bimbingan ya, walaupun tidak sama persis, diqiyaskan tidak

Ketika Rasululloh diberi hadiah ya, kain, kemudian Rasululloh gunakan sebagai sujjadah, sholat
Selesai sholat, Rasululloh menyuruh istrinya untuk mengembalikan kain itu, kenapa

Kata Rasululloh, fainnahaa qod alhatnii `ansholaatii , kain yang lorek-lorek itu tadi membuat aku nggak konsen dalam sholatku, Subhanalloh

Na’am.., lha kalau kita kan macem-macem, na’am, warnanya macem, garis sana garis sini

Bunga ini bunga itu, na’am, sak macemnya sudah, na’am

Kadang-kadang afwan saja, kita sholat, ya.., fardhu

Allohu akbar, ya kadang-kadang ya namanya pandangan kan nglihat  didepan shof di depan, punggungnya atau apa, tertulis ac milan

❗️❗️❗️

Ada tulisan macem-macem sudah, na’am, ya, baarokallohufiikum

Macem-macem tulisannya, akhirnya kita ini kacau pikiran ini, na’am

Coba yang seperti itu, ini mungkin terlalu intern memang untuk kita ya,

Mungkin awam nggak terlalu perhatian kalau awam

Lha wong kita pernah sholat didepan kita gambarnya ronaldo, didalam masjid

Ronaldo muslim atau mukmin, kafir, na’am

Masuk dalam masjid ronaldo, bayangkan, itu kalangan awam sudah, nemen sudah, na’am

Michael jackson sapa na’am masuk ke masjid

Dipakai oleh anak-anak muslimin, kasihan ini orang ini mau sholat

Saudara kita muslim, Allohu Akbar, dibelakangnya Michael Jackson, na’am

✔️✔️✔️

Lha kita mungkin ya InsyaAlloh nggak ada yang seperti itu Alhamdulillah

Cumak hal-hal yang perlu dikurangi dikurangi dihilangkan, ya

Mau sholat, Allohu Akbar, tertulis gajah duduk dibawah

Mikirin gajah main bola saja belum selesai, na’am

Sak macemnya merek sarung, na’am

Lha hal-hal yang akan membuat orang itu lalai disholatnya coba dihilangkan, na’am

☀️☀️☀️

Baarokallohufiikum, semaksimallah yang kita bisa ...., tanpa ghulluw, tanpa berlebihan, na’am

Usahakan, na’am. Ini masalah kita berpakaian, juga masalah afwan saja

Minyak wangi itu lho, kan memang dikalangan kita ini, ada suatu hal yang bagus sebenarnya, iya

Suka pada minyak wangi, begitu mau masuk masjid, ya

Itu kadang-kadang mengganggu pada sebagian orang awam, dimasjidnya orang awam khususnya

Ada orang-orang yang nggak tahan kena minyak wangi yang seperti itu

Begitu kita masuk di shof dia langsung..., betul

Yo mosok Ustadz sampai seperti itu, lebih dari itu

⁉️⁉️⁉️

Sampek salah satu ustadz cerita kepada saya dikotanya

Ikhwan ditegur oleh ibuk-ibuk di masjid orang awam itu, ibuk-ibuk yang negur

He mas mas mas.., kalau pakai minyak wangi mbok yang betul,  jangan begitu, sak liter disokno kabeh

Betul ini, ikhwan kita ditegur ibuk-ibuk, lha bayangkan bapak-bapak yang di sebelah itu

Ibuk-ibuk kan nggak mungkin deket, cumak sliweran gitu aja, uuh MasyaaAlloh.., na’am

Ya yang sederhanalah, minyak wangi ada yang bau duren, ada yang bau manggis, ada...

Ada kan minyak wangi bau buah-buahan. Iya, ada, nggak tahu bau duren ada

🌵🌵🌵

Ya ikhwan, baarokallohufiikum, coba hal-hal yang seperti itu kita perhatikan baik-baik

Dikalangan awam, jangan semankin menambah asingnya sunnah ini semakin asing, sunnah, na’am

Tolong, baarokallohufiikum, na’am

Jadi, apa namanya, juga masalah, ndak apa-apa, ana blak-blak’an ini soalnya sekarang ini

Sudah waktunya blak-blak’an ini, imamah misalkan iya, imamah ini

Satu hal, rata-rata anak Indonesia atau kita itu, bukan rata-rata, tidak sedikit

Yang tidak tumbuh apa, jenggotnya iya,

Dia pakai baju bagus, bagus terus pakai imamahnya itu di apa, mau niru syaikh ini, ya.., mau niru.., syaikh

Iya, mau niru syaikh.., InsyaaAlloh, na’am

〽️〽️〽️

Bagus, mau meniru sholihin itu bagus, na’am, terpuji

Cumak kadang-kadang kita harus mengetahui melihat kondisi,

Sampek pernah ditegur, ana ditegur waktu di yaman...( tidak jelas )

Temen-temen antum itu, cobalah kalau pakaian seperti itu bagi mereka

Mereka nggak tumbuh jenggot, itu maaf-amaf saja ya akhi, afwan, kayak perempuan

Begitu pula masalah rambut panjang itu, ya Rasululloh dulu pernah rambutnya sampai ke pundak, sampai ke daun telinganya

Ya.., pernah seperti itu Rasululloh, la ba’sa mau meniru Rasululloh

Barang siapa yang meniru beliau dalam rangka mencari ajr, dapat ajr, na’am

Cuma kadang-kadang harus mengetahui apa, kondisi, na’am

🔷🔷🔷

Hal ini juga penting, kemudian masalah imamah misalkan

Mengikatkan imamah, ya Alhamdulillah sebagian ikhwan kita bagus rapi

Cuman ana pernah menemui MasyaAlloh, imamah itu diikat

Bukannya imamah-imamah yang seperti ini, merah

Taplak meja, taplak meja hijau, dijadikan imamah

Terus diikat, ana bilang, hey kamu ini ngikat imamah atau kayak imamahnya joko tingkir kamu ini

Yang betul ya akhi, umar bin khottob tidak pernah pakai yang kayak gini, na’am

Betul.., diiket itu kayak, kayak afwan ini ya, supporter persebaya

Betul, diket begini, yang betul.., orang itu melihat, dilihat

❌❌❌

Ana itu pernah ditegur, sebagai Ustadznya mereka istilahnya

Gimana Ustadz, masak seperti itu, awam ini dia

Ya ana diem, ya InsyaaAlloh nanti kita nasehati, kita

Salafy Solo, [14.08.16 08:07]
nasehati

Maka tolong yang seperti ini dijaga ya ikhwah, antum bisa memahami

Pakai imamah, bagus silahkan, pakai yang rapi, ya, na’am

Kalau yang memang ada lihyahya banyak, nggak papa pakai imamah

Ya.., seperti syaikh abdulloh bukhory, nggak papa...

Seperti syaikh robi’, ya.., nggak papa

Tapi yang sedikit, jangan dulu, ya diiket aja biar kelihatan kereng, gitu lho...

🌹🌹🌹

Ditulis ulang oleh Abu Zufar as Samaranji

➰➰➰➰➰➰

Donlot link :
https://app.box.com/s/24dfps0ufg7euwfhf1qdesvgpn9yw3j9

Dipublikasikan :
http://abahfathimah.blogspot.co.id/2015/11/kesalahan-ikhwah-salafiyyin-di.html?m=1

Channel Salafy Solo
Info dan Fawaid
https://bit.ly/salafysolo

KOMENTAR

BLOGGER

Nama

Adab-Akhlak,105,Akhirat,10,Akhwat,68,Aqidah,200,Arab Saudi,15,Audio,27,Bantahan,78,Bid'ah,37,Biografi,7,Cerita,9,Cinta,7,Dakwah,16,Doa Dzikir,24,Ebook,8,Fadhilah,42,Faedah Ringkas,17,Fiqih,189,Ghaib,10,Hadits,81,Haji-Umroh,7,Hari Jumat,28,Hari Raya,3,Ibadah,50,Info,78,Inspiratif,23,IT,9,Janaiz,5,Kata Mutiara,109,Keluarga,99,Khawarij,20,Kisah,89,Kontemporer,101,Manhaj,83,Muamalah,26,Nabi,6,Nasehat,303,Poster,5,Puasa,33,Qurban,16,Ramadhan,25,Rekaman,1,Remaja,85,Renungan,9,Ringkasan,84,Sahabat,14,Sehat,31,Sejarah,18,Shalat,89,Syiah,24,Syirik,1,Tafsir,23,Tanya Jawab,371,Tauhid,11,Tazkiyatun Nafs,48,Teman,11,Thaharah,11,Thallabul Ilmi,67,Tweet Ulama,3,Ulama,18,Ustadz Menjawab,1,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy: Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata
Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata
NASEHAT BERHARGA UNTUK SALAFIYYIN Cara Berpakaian Syar’i Namun Tetap Baik dan Enak di Pandang Mata (Transkrip audio)
https://2.bp.blogspot.com/-tdiXfxH5OaA/V7UE8Q9lssI/AAAAAAAAJME/A37V7Ww-DaM1_M8Ed9VAxSf6Qp_ENvLqwCK4B/s320/gurun-zagora.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-tdiXfxH5OaA/V7UE8Q9lssI/AAAAAAAAJME/A37V7Ww-DaM1_M8Ed9VAxSf6Qp_ENvLqwCK4B/s72-c/gurun-zagora.jpg
Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy
http://www.happyislam.com/2016/08/cara-berpakaian-syari-namun-tetap-baik.html
http://www.happyislam.com/
http://www.happyislam.com/
http://www.happyislam.com/2016/08/cara-berpakaian-syari-namun-tetap-baik.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Afwan tidak nemu LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All BACA LAGI BIAR TAMBAH FAQIH || FAEDAH LAIN KLIK SIMBOL -> LABEL ARSIP CARI ARTIKEL SEMUA ARTIKEL Afwan, tidak nemu ! Kembali ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab JanuarI Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy