Alangkah Baiknya Jika Anda Diam

YUK BAGIKAN:

Alangkah Baiknya Jika Anda Diam

Alangkah Baiknya Jika Anda Diam


Di antara hal yang menambah ketegangan kehidupan rumah tangga sepasang suami istri ketika dalam keadaan berselisih masing-masing angkat bicara dalam keadaan emosi dan marah. Sang suami merasa istrinya melawannya, ketika istrinya angkat suara dalam keadaan marah sehingga memperkeruh keadaan. Maka langkah yang cerdik dan jitu yang dilakukan oleh seorang istri shalihah adalah dengan diam sejenak menunggu waktu yang pas setelah meredanya amarah suaminya. Baru ia mengutarakan apa yang ia ingin katakan dengan baik atau sekedar untuk minta maaf dan memperlihatkan kebutuhan dan kecintaan dirinya kepada suaminya. Maka Anda, wahai para istri akan melihat hasil yang menakjubkan dari suami Anda, jika Anda selalu berusaha bershabar dan melakukan tindakan di atas. Berbeda jika engkau wahai para istri menumpahkan apa yang ingin kau tumpahkan bersamaan dengan luapan emosi dan amarah. Maka penyesalan yang engkau dapatkan setelahnya. 

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, di mana Rasulullah  shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

وَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ ، مَرَّتَيْنِ

“… Jika engkau sedang marah maka diamlah. (Diucapkan dua kali)” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad : 1320, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Al-Imam Mawardi rahimahullah berkata : “Sudah selayaknya orang yang memiliki akal yang lurus, tekad yang kuat menghadapi kemarahan dengan sikap yang santun, menghadapi keburukkan yang ditimbulkannya dengan tekat yang kuat (kekokohan) dan menolaknya. Agar mendapatkan pengalaman yang berharga serta kebahagian dan kesudahan yang terpuji.” (Adabud Dunya wa Diin : 258)

Nasehat ini kuperuntukan untuk para suami dan istri terutama untuk para istri yang menginginkan kebaikan untuk dirinya, suaminya, anak-anaknya dan keluarganya maka perhatikanlah nasehat ini. Dan lihatlah akibat yang baik dengan izin Allah jika anda bershabar dan diam sampai suami mereda kemarahannya, lalu ucapkanlah dan perlihatkanlah  kalau engkau betapa mencintainya disertai dengan permintaan maaf. Atau setelah itu utarakan apa yang engkau ingin utarakan dengan cara yang baik.

Wahai para istri,  kubawakan sebuah perkataan seorang istri shalihah, di antara wanita yang faqih terhadap agamanya pada zamannya. Yaitu putrinya seorang ulama tabi’in Said bin Musayyab sebagaimana dinukilkan oleh Ibnul Jauzi rahimahullah, 

beliau berkata :

ما كنا نكلم أزواجنا إلا كما تكلمون أمراءكم

“Tidaklah kami berbicara dengan suami-suami kami, kecuali seperti kalian berbicara dengan pemimpin-pemimpin (raja-raja) kalian.” (Silahkan lihat Ahkam An-Nisa’ : 139)

Bukanlah yang kumaksudkan dengan nasehat ini ketika seorang suami dalam keadaan baik dengan tenang mengajak Anda untuk berdiskusi tentang yang terkait dengan kemashalatan rumah tangga atau yang lainnya lantas Anda diam, bukan. Namun, yang kuinginkan adalah diamnya Anda ketika suami sedang marah sampai suami mereda amarahnya. Lalu setelah itu perlihatkan rasa cinta Anda kepada suami dan permintaan maaf kepadanya. Lalu jika ada yang ingin Anda utarakan maka utarakan dengan baik disertai dengan keshabaran melakukan itu semua dan Anda akan mendapati hasil yang menakjubkan dari suami Anda dengan idzin Allah Ta’aala.

Sekali lagi nasehat ini kuperuntukkan untuk para suami dan istri, walaupun aku lebih khususkan untuk para istri. 

Sungguh indah perkataan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhu:

اذا رأيتني غضبت ترضيني, واذا رأيتك غضبت ترضيتك, وإلا نصطحب

“Jika kamu melihatku sedang marah, maka maafkanlah aku. Begitu pun jika aku melihatmu sedang marah, maka aku akan memaafkanmu. Jika tidak demikian, mustahil kita akan bisa beriringan (dalam rumah tangga).”

Semoga Allah menjaga rumah tangga-rumah tangga kita dan kaum muslimin dan menjadikan kita bisa bermuamalah dengan sebaik-baiknya kepada pasangan hidup kita. Amin.

ditulis oleh Al Ustadz Abu Ibrahim ‘Abdullah Al-Jakarty

Sumber : 
nikahmudayuk.wordpress.com
http://www.darussalaf.or.id/muslimah/alangkah-baiknya-jika-anda-diam/


silent please

KOMENTAR

BLOGGER

Nama

Adab-Akhlak,105,Akhirat,10,Akhwat,68,Aqidah,200,Arab Saudi,15,Audio,27,Bantahan,78,Bid'ah,37,Biografi,7,Cerita,9,Cinta,7,Dakwah,16,Doa Dzikir,24,Ebook,8,Fadhilah,42,Faedah Ringkas,17,Fiqih,189,Ghaib,10,Hadits,81,Haji-Umroh,7,Hari Jumat,28,Hari Raya,3,Ibadah,50,Info,78,Inspiratif,23,IT,9,Janaiz,5,Kata Mutiara,109,Keluarga,99,Khawarij,20,Kisah,89,Kontemporer,101,Manhaj,83,Muamalah,26,Nabi,6,Nasehat,303,Poster,5,Puasa,33,Qurban,16,Ramadhan,25,Rekaman,1,Remaja,85,Renungan,9,Ringkasan,84,Sahabat,14,Sehat,31,Sejarah,18,Shalat,89,Syiah,24,Syirik,1,Tafsir,23,Tanya Jawab,371,Tauhid,11,Tazkiyatun Nafs,48,Teman,11,Thaharah,11,Thallabul Ilmi,67,Tweet Ulama,3,Ulama,18,Ustadz Menjawab,1,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy: Alangkah Baiknya Jika Anda Diam
Alangkah Baiknya Jika Anda Diam
Alangkah Baiknya Jika Anda Diam
http://www.darussalaf.or.id/wp-content/uploads/2013/07/silent-please-555x318.png
Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy
http://www.happyislam.com/2016/05/alangkah-baiknya-jika-anda-diam.html
http://www.happyislam.com/
http://www.happyislam.com/
http://www.happyislam.com/2016/05/alangkah-baiknya-jika-anda-diam.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Afwan tidak nemu LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS View All BACA LAGI BIAR TAMBAH FAQIH || FAEDAH LAIN KLIK SIMBOL -> LABEL ARSIP CARI ARTIKEL SEMUA ARTIKEL Afwan, tidak nemu ! Kembali ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab JanuarI Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy